TRIBUNEKOMPAS.COM -- Menyajikan Informasi Faktual, Santun dan Berimbang, Menampung Aspirasi Tanpa Berpihak, secara Online -- Informasi/Pemasangan Iklan Hubungi Redaksi: Tribunekompas di Tlp/Fax: (021) 77882402, 95887864, 7752029. Email: koran_tribunekompas@yahoo.com / korantribunenews@gmail.com -- Website: www.tribunekompas.com

Mengapa Para Korban dalam Video Pemenggalan ISIS Tampak Tenang?

Mengapa Para Korban dalam Video Pemenggalan ISIS Tampak Tenang?
(TRIBUNEKOMPAS, ANKARA) — Sejumlah video pembunuhan yang diedarkan Negara Islam atau ISIS sering membuat para pemirsa bingung tentang kondisi sesungguhnya dari apa yang ditampilkan dalam video-video itu. Video-video ISIS tentang pemenggalan, misalnya, tidak menampilkan aksi pemenggalan itu sendiri. Hal itu pada awalnya menyebabkan sejumlah orang berspekulasi bahwa video-video tersebut mungkin palsu. Hal yang lebih bikin bingung lagi, para sandera tampak tenang ketika berbicara ke arah kamera. Mengapa sandera mematuhi propaganda ISIS, jika mereka tahu bahwa hal itu akan mengakibatkan kematiannya? Sejumlah orang bahkan menduga bahwa mungkin para sandera telah membuat kesepakatan dengan para penculiknya demi sebuah kematian yang lebih manusiawi./By: Tommy.

Senin, 20 April 2015

| | 0 komentar | Read More

Budi Gunawan Dijaga Ketat dan Dijauhkan dari Wartawan

JAKARTA, TRIBUNEKOMPAS.
By: Tommy.
 
-Selama ini Komjen Budi Gunawan tidak pernah diketahui keberadaannya. kemunculannya sering ditunggu-tunggu awak media. Lama tak terlihat, Kepala Lembaga Pendidikan Polri Komisaris Jenderal Budi Gunawan akhirnya muncul dalam acara commander wish oleh Kepala Polri Jenderal Polisi Badrodin Haiti di auditorium Kompleks Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (20/4).

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Anton Charliyan sudah mengatakan bahwa Budi hadir sebelum acara berlangsung. Namun, acara pengarahan kepada petinggi Polri dan kepala Polda se-Indonesia itu digelar tertutup. Wartawan harus menunggu hingga acara selesai untuk membuktikan keberadaan Budi di acara tersebut.

Acara itu selesai sekitar pukul 11.00 WIB. Budi tidak keluar melalui pintu depan bersama Kapolri. Dia bersama Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Div Propam) Irjen Syafruddin dan petinggi Polri lainnya keluar melalui pintu samping auditorium, dekat dengan mobil Kijang Innova hitam miliknya.

Pengamanan ketat
Pantauan Tribunekompas beberapa menit sebelum Budi keluar di dekat pintu samping, beberapa pengawal pribadi Budi yang mengenakan pakaian sipil melakukan penyisiran area di mana Budi akan keluar. Salah satu anak buah Budi, yang mengenakan kemeja hijau sembari memegang handie talkie, meminta wartawan tidak mendekat Budi.

"Sudah, dari sini saja, ya. Jangan ada yang maju, apalagi wawancara, Bapak enggak suka," ujar dia sembari menunjuk batas gerak wartawan.

Wartawan hanya diperbolehkan berada sekitar 5 meter dari jalur Budi lewat. Semula, pengawal Budi melarang wartawan untuk memotret Budi dari kejauhan. Namun, dia kemudian mengatakan bahwa dia tidak berwenang melarang wartawan.

"Ya, sebenarnya Bapak enggak suka, tapi saya mau melarang sampeyan bagaimana? Enggak bisa juga, kan," ujar dia.

Tak beberapa lama, Budi muncul dari pintu samping dengan mengenakan seragam Polri. Dia sempat berhenti sejenak di ujung anak tangga dan membetulkan celananya. Anak buah Budi memantau terus gerak-gerik wartawan agar jangan ada yang menerobos.

Budi tampak berjalan bersama Kadiv Propam Polri Irjen Syafruddin dan beberapa petinggi Polri lainnya. Di dekat Budi, tampak seorang anggota Provost berseragam mengawal Budi berjalan sampai ke mobilnya.
Wartawan berhasil mendekati Budi ketika ia hendak masuk ke dalam mobil. Namun, Budi tidak menanggapi pertanyaan wartawan. Ia melangkah dengan santai masuk ke dalam mobilnya tanpa berkata apa pun.

BANK ARTHA GRAHA INTERNATIONAL

Lowongan Reporter

*STOP PRESS*--Dibutuhkan reporter untuk seluruh wilayah negara tercinta Republik Indonesia, Asia dan Eropa. Kirimkan CV anda melalui email: korantribunenews@gmail.com atau hub: 021-77218057, 95887864. -

Iklan Anda

Iklan Anda

Iklan

Iklan
Silahkan tulis dan kirim semua gagasan serta uneg-uneg anda seputar apapun di rubrik ini. Surat, Opini, SMS pembaca harap santun tidak berbau Sara dan wajib disertakan nama dan nomor HP anda untuk dapat di muat. Kirim lewat e-mail: redaksitribunekompas@gmail.com - korantribunenews@gmail.com atau SMS kirim ke nomor Esia: 021-95887864, Simpati: 081210724589 --

HAL. OPINI-ON

Pembaca yang terhormat, silahkan klik dan baca E-Paper Tribunekompas (Group Tribunekompas) -
HAL 2, TRIBUNE COROUPTION NEWS

Hal. Misteri Politik

HAL 3, TRIBUNE HUKUM & KRIMINAL
HAL 4, TRIBUNE DEPOK
HAL 5, TRIBUNE JABOTABEK
HAL 6, TRIBUNE INTERNATIONAL
HAL 7, TRIBUNE PARLEMENT
HAL 8, TRIBUNE NASIONAL
HAL 9, TRIBUNE NUSANTARA