TRIBUNEKOMPAS.COM -- Menyajikan Informasi Faktual, Santun dan Berimbang, Menampung Aspirasi Tanpa Berpihak, secara Online -- Informasi/Pemasangan Iklan Hubungi Redaksi: Tribunekompas di Tlp/Fax: (021) 77882402, 95887864, 7752029. Email: koran_tribunekompas@yahoo.com / korantribunenews@gmail.com -- Website: www.tribunekompas.com

Hazard Jadi Pemain Bergaji Tertinggi di Chelsea

Hazard Jadi Pemain Bergaji Tertinggi di Chelsea
(TRIBUNEKOMPAS, LONDON) - Eden Hazard akan menjadi pemain bergaji tertinggi di Chelsea setelah meneken perpanjangan kontraknya untuk lima tahun ke depan. The Telegraph, harian yang terbit di Inggris, menyebutkan Hazard akan menerima gaji sebesar 200 ribu pound sterling atau Rp 3,8 miliar per pekan. "Gaji ini bahkan lebih tinggi dari Cesc Fabregas dan Diego Costa," tulis Telegraph, Selasa, 16 September 2014. Hazard dikabarkan telah meneken perpanjangan kontrak yang disodorkan Chelsea. Dengan begitu, Hazard akan tetap membela The Blues, julukan Chelsea, hingga 2019. Sebenarnya, kontrak awal Hazard di Chelsea baru akan berakhir 2017. Namun Chelsea perlu memperpanjang kontrak tersebut karena Hazard terus diincar Paris Saint-Germain. Dengan gaji 200 ribu pound sterling per pekan, maka gaji Hazard menyamai gaji yang diterima kapten Manchester United Wayne Rooney. /By: Tommy.

Rabu, 31 Juli 2013

Hari Ini SBY Lakukan Kunjungan Mendadak

JAKARTA, TRIBUNEKOMPAS.
By: Bayu.

- Heru Lelono, staf khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, mengatakan kunjungan kepala negara ke Jawa Timur tak cocok disebut blusukan. Kata blusukan, yang berasal dari bahasa Jawa, cocoknya dipakai untuk menjelaskan seorang pengangguran.

"Kunjungan ini bukan blusukan," kata Heru saat dihubungi Tribunekompas, Rabu, 30 Juli 2013. "Blusukan itu orang yang tidak punya kerjaan, nganggur, lalu jalan-jalan tanpa tujuan," katanya.
 
Hari ini Presiden SBY akan melawat di beberapa daerah, antara lain Lumajang, Jember, dan Bondowoso. Perjalanan SBY dimulai dari kota Malang. Kunjungan Presiden akan berlangsung hingga besok Rabu, 30 Juli 2013.

Lawatan itu dilakukan dalam rangka kunjungan Ramadan. SBY ingin melihat langsung kegiatan yang dilakukan masyarakat di sana. Menurut Heru, tak ada acara seremonial yang akan dihadiri oleh Presiden. Kunjungannya bersifat spontan. Jika di tengah jalan SBY memutuskan turun, rombongan bisa langsung berhenti. Bisa saja Presiden SBY ingin berhenti melihat sekolah-sekolah, atau mendatangi kebun petani.

Pagi ini, kata Heru, rombongan Presiden sudah tiba di Kota Malang. Satu-satunya acara seremonial yang akan dihadiri adalah buka puasa bersama di Lumajang. Perjalanan rencananya akan diakhiri di Bondowoso.

Kata Blusukan mulai populer digunakan media untuk menjelaskan kegiatan Joko Widodo yang kerap menyambangi masyarakat di tempatnya berada. Blusukan merupakan salah satu ciri khas kepemimpinan Jokowi. Kegiatan itu sering dilakukakan saat menjadi Wali Kota Solo, dan masih bertahan saat menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Selasa, 30 Juli 2013

Ini Dia 7 Pengacara Bermasalah versi ICW

JAKARTA, TRIBUNEKOMPAS.
By: Tommy.

- Anggota Komisi Yudisial Imam Anshori Saleh menilai peristiwa penangkapan advokat Mario C. Bernado hanya fenomena gunung es. Menurut dia, masih banyak usaha 'main belakang' di lembaga hukum yang belum ketahuan. "Seperti fenomena gunung es, yang nampak memang secuil, tapi kenyataannya besar sekali yang tak nampak," kata dia saat dihubungi Tribunekompas, kemarin.

Menurut Imam, hakim, terutama hakim agung harus waspada karena advokat yang nekat bakal berusaha mempengaruhi hakim dengan berbagai cara. "Sebagai advokat, tentu dia harus terus 'berprestasi' sehingga terkadang menghalalkan segala cara," ujar dia.

Mario, yang berasal dari kantor Hotma Sitompul, diduga menyuap staf Badan Pendidikan dan Pelatihan Mahkamah Agung, Djodi Supratman. Keduanya lantas dibekuk penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi. Suap itu diduga terkait perkara yang sedang ditangani di MA.

Peristiwa itu memasukkan nama Mario dalam daftar advokat yang pernah diproses hukum dalam kasus dugaan suap atau korupsi versi Indonesia Corruption Watch. Pegiat antikorupsi itu menempatkan nama Mario di antara enam advokat lain.

Berikut daftar advokat ‘nakal’ versi ICW:
 1. Haposan Hutagalung
Nama Haposan mencuat ketika menangani kasus mafia pajak Gayus Halomoan Tambunan dan kasus suap kepada Komisaris Jenderal Susno Duadji sewaktu menjabat Kepala Bareskrim Polri. Dalam kasus Gayus, sejumlah nama memang terseret masalah, termasuk jaksa Cyrus Sinaga. Haposan kemudian divonis MA 12 tahun penjara ditambah denda Rp 500 juta.

 2. Lambertus Palang Ama
Seperti juga Haposan, Lambertus diduga terlibat kasus mafia pajak Gayus Halomoan Tambunan. Dia divonis Pengadilan Negeri Jakarta Selatan 3 tahun penjara ditambah denda Rp 150 juta.

3. Ramlan Comel
Pengacara ini diduga korupsi dana overhead di perusahaan PT Bumi Siak Pusako US$194.496 atau setara dengan Rp1,8 miliar. Pada 2005, Comel divonis 2 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Pekan Baru. Namun ia kemudian dibebaskan di Pengadilan Tinggi Riau pada 2005 dan Mahkamah Agung pada pada 2006 (Putusan Nomor 153K/PID/2006). "Saya enggak berani jawab karena nanti malah salah. Silakan selidiki dan teliti ke MA atau Pak Denny (Indrayana), ya, silakan," kata Ramlan soal ini.

Ramlan Comel pada tahun 2010 diterima sebagai hakim adhoc tipikor dan ditempatkan di Pengadilan Tipikor Bandung. Pada tahun 2011 dia menyatakan kepada pimpinan MA mengundurkan diri. Waktu itu, Ramlan merupkan satu dari majelis hakim tipikor yang membebaskan Walikota Bekasi Mochtar Mohammad. Hingga kini dia masih berdinas dan mengadili di Pengadilan Tipikor Bandung.

4. Tengku Syaifuddin Popon
Tengku Syaifuddin mencuat ketika menangani perkara korupsi yang melibatkan gubernur Aceh, Abdullah Puteh. Ia diduga berupaya menyuap pegawai pengadilan tinggi tipikor sebesar Rp 250 juta. Tengku pun divonis Pengadilan Tinggi tipikor 2 tahun 8 bulan.

5. Harini Wijoso
Hariani masuk advokat bermasalah setelah dianggap berusaha menyuap pegawai MA dan hakim agung. Suap diduga terkait kasus yang melibatkan pengusaha Probosutejo. Dia akhrinya divonis MA tiga tahun penjara dan denda Rp 100 juta.

 6. Adner Sirait
Adner dituding berupaya menyuap Ibrahim, Hakim Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta dalam perkara sengketa tanah seluas 9,9 hektar di Cengkareng, Jakarta Barat, melawan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pada 2010, dia divonis Pengadilan Tipikor 4 tahun 6 bulan dan denda Rp 150 juta

 7. Mario C. Bernardo
Pemberian uang kepada pegawai MA Djodi Supratman diduga berkaitan dengan kasus yang tengah berada di tingkat kasasi. Dia ditangkap KPK setelah sebelumnya menyerahkan uang Rp 80 juta kepada pegawai MA Djodi Supratman. Saat ini kasus ini masih diusut KPK.

Senin, 29 Juli 2013

Wakil Aburizal Ditentukan Usai Pemilu Legislatif?

BOJONEGORO, TRIBUNEKOMPAS.
By: Soewardi.

- Wakil Ketua Partai Golkar Agung Laksono mengatakan, pasangan Aburizal Bakrie baru ditentukan usai Pemilu Legislatif 2014. Untuk melapangkan jalan ketua umum partai beringin itu, kata Agung, pihaknya mematok target 170 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat. “Siapa sosok yang akan mendampingi Aburizal, tunggu hasil pemilu legislatif dulu,” kata Agung di Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu 28 Juli 2013.


Menurut Agung, untuk meraih 170 kursi Senayan, Partai Golkar telah menginstruksikan kepada  kader-kader yang tersebar di seluruh provinsi agar bekerja keras. Partai, kata Agung, juga meminta agar para kader mampu mengukur kerjanya masing-masing. "Mengukur diri berapa kira-kira wakil rakyat yang harus diraih baik di tingkat provinsi atau kabupaten/ kota," kata Agung.

Agung menyadari target merebut 170 kursi tidak mudah. Malah, kata dia, ada lembaga survei yang menyatakan bahwa Partai Golkar maksimal hanya akan mendapat 114 kursi saja. Perkiraan perolehan kursi berdasarkan survei itu dirilis pada Mei - Juni 2013 lalu. "Masih ada sisa satu tahun untuk setidaknya mendekati target perolehan 170 kursi," kata Agung yang juga Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat itu.

Bila target kursi 30 hingga 35 persen  bisa dicapai, ujar Agung, Partai Golkar  leluasa menggaet  calon wakil presiden yang akan dipasangkan dengan Aburizal. Soal siapa nama-nama calon wakil incaran Partai Golkar, Agung  tidak mau menyebutkan. "Waktunya belum tepat kalau disebutkan sekarang," kata politisi senior itu.

Tapi Agung tak menampik bahwa ada sejumlah tokoh potensial di luar Partai Golkar yang dinilai cocok mendampingi Aburizal. Karena itu tidak menutup kemungkinan Partai Golkar akan berkoalisi dengan partai lain. "Kami bisa saja sharing dengan partai lain," kata Agung.

Minggu, 28 Juli 2013

Film Soekarno Digarap dalam Sejumlah Versi

BOGOR, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Hasibuan.

-  Sosok Soekarno kerap memberi inspirasi untuk banyak orang. Karena itu tidak heran jika banyak produser yang ingin mengangkat kisah Soekarno dalam  layar lebar. Paling tidak ini diakui oleh sutradara Hanung Bramantyo,   yang saat ini tengah menggarap Film tentang Soekarno.

Menurut Hanung, awalnya dia ingin membuat film Soekarno dalam sebuah trilogi. Namun ada sejumlah alasan yang membuat keinginan itu tidak bisa dipenuhi. Akhirnya dia  memilih untuk fokus memfilmkan perjuangan Bung Karno untuk mewujudkan  Indonesia merdeka.

"Sosok Bung Karno  dibuat film dengan judul banyak itu sangat memungkinkan, tapi kami  putuskan satu dulu deh," kata Hanung saat dijumpai di lokasi syuting di Kebun Raya Bogor, Bogor, Jawa Barat, Jumat, 26 Juli 2013.


Hanung mengatakan, bukan hanya dia  yang terinspirasi oleh sosok Bung Karno. Bahkan  saat ini  ada film tentang Soekarno yang akan  digarap oleh sutradara lain. "Tapi sutradara dan produksi beda loh, nanti dikira Hanung semua," katanya.

Meski sama-sama bertema Soekarno, tiga film yang akan digarap itu sama sekali beda dengan garapan Hanung.  "Ada Nine Reason, ceritanya tentang 9 istri Bung Karno, ada lagi tentang Bung Karno di Ende," kata suami Zaskia Adya Meca ini.  "Ada juga   yang mengangkat cerita  tentang istri kedua Soekarno, Ibu Inggrid." 

Sabtu, 27 Juli 2013

No Comment, Nikita Mirzani Langsung Ngacir ke Jakarta

BANDUNG, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Tonny.S.

- Artis cantik Nikita Mirzani emoh meladeni pertanyaan wartawan usai diperiksa sebagai saksi pelapor dalam kasus perkelahian di kafe Golden Monkey, Dago, Kota Bandung, Sabtu 27 Juli 2013. Ibu satu anak berusia 27 tahun itu memilih bungkam dan langsung pulang menuju Jakarta.

Saat turun dari ruang pemeriksaan di lantai 2 markas reserse kriminal Polrestabes Bandung, Nikita telah berganti pakaian. Semula ia mengenakan setelan tanktop putih bernoda darah, jaket wol abu dan celana legging motif bunga. Namun kini dia mengenakan celana panjang biru dan baju warna senada.

Saat tiba di lantai satu, Nikita menutup kepala dan sebagian wajahnya dengan jaket berbahan kaus warna abu. Tanpa memperdulikan pertanyaan belasan wartawan yang menunggu, dia terus melangkah cepat menuju Kijang Innova warna krem berpelat nomor Jakarta yang menunggu di halaman kantor.

Di dalam mobil, artis sensasional yang sering rusuh dengan artis lain itu  meringkuk di jok kedua dari depan sambil tetap menutup kepala dengan jaket. Sejenak kemudian mobil menyala dan meninggalkan kantor polisi. "Mau langsung ke Jakarta,"ujar seorang teman wanita Nikita sesaat sebelum masuk mobil.

Di lokasi kejadian, polisi telah memasang garis polisi mengelilingi setengah halaman kafe yang menjadi tempat kejadian perkara perkelahian. Polisi juga telah mengamankan beberapa botol bir yang ditenggak Nikita dan kawan-kawan serta lawan mereka.

Sementara itu saksi petugas pengamanan kafe, Ika, menuturkan, peristiwa terjadi menjelang pukul 03.00 WIB saat kedua rombongan hendak meninggalkan kafe. "Awalnya masalah apa saya enggak tahu. Tapi tiba-tiba Nikita menendang kaki cewek itu. Tak terima yang ditendang balas menjambak. Lalu ya mereka berantem,"kata dia di lokasi kejadian.

Perempuan yang ditendang Nikita tersebut belakangan diketahui bernama Fitri alias Fia. Seorang laki-laki, diketahui bernama Yun Tjun, lalu berusaha melerai. Tapi Yun Tjun malah dipukul Alia, teman wanita Nikita. "Perkelahian Nikita dengan cewek itu (Alia) akhirnya bisa dilerai. Saya ikut melerai. Tapi belakangan Nikita memukul laki-laki itu (Yun Tjun) dengan sepatu,"kata Ika.

Polisi masih memeriksa para saksi. Juga Yun Tjun yang melaporkan balik Nikita ke polisi. "Keributan sementara diduga akibat pengaruh minuman keras yang mereka minum,"ujar Kepala Satreskrim Polrestabes Ajun Komisaris Besar Trunoyudho Wisnu di kantornya.

Jumat, 26 Juli 2013

Kompolnas Belum Ajukan Calon Kapolri

JAKARTA, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Anto.

- Ketua Komisi Kepolisian Nasional Marsekal (Purn) Djoko Suyanto menyatakan belum mengirimkan rekomendasi nama calon Kepala Kepolisian kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ia membantah informasi yang beredar soal Kompolnas telah mengajukan sejumlah nama jenderal polisi sebagai calon Kapolri.

"Saya ketua Kompolnas, dan saya belum mengusulkan satu nama pun," kata Djoko Suyanto saat ditemui di Istana Negara, kemarin, 25 Juli 2013. Ia juga membantah informasi adanya tiga nama jenderal polisi yang sudah diajukan kepada presiden.

Selain itu, berkaitan dengan informasi diundangnya dua calon Kapolri ke kediaman presiden SBY di Cikeas, Djoko mengklaim sama sekali tidak mengetahui. Dia juga mengaku tidak ikut dalam pertemuan tersebut.

"Silakan tanya ke Cikeas, saya tidak tahu ada hal itu," kata Djoko.

Kamis, 25 Juli 2013

Ini Kata Kapolri, Soal FPI Hina Presiden SBY?

JAKARTA, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Anto.

- Kepolisian menyatakan bakal mendalami dugaan penghinaan Presiden SBY oleh Front Pembela Islam (FPI). Kapolri Jenderal Timur Pradopo menyatakan tidak ada organisasi masyarakat yang boleh melanggar hukum.

"Tim masih bekerja mendalami isu penghinaan itu," ujar Timur saat ditemui di Kementerian Hukum dan HAM, Rabu, 24 Juli 2013. Timur mengaku masih mencari fakta-fakta soal dugaan penghinaan Presiden oleh pemimpin FPI, Habib Rizieq, melalui situs resminya.

"Tidak boleh ada organisasi apa pun yang melanggar hukum, termasuk FPI," ujar Timur. Pelanggaran hukum, kata Timur, bakal merugikan masyarakat.

Sebelumnya, Habib Rizieq dalam pernyataannya yang dimuat situs FPI tadi malam menganggap SBY bukan negarawan cermat dan teliti dalam melihat pemberitaan media massa. "Tapi hanya seorang pecundang yang suka sebar fitnah dan bungkam terhadap maksiat," kata Rizieq.

Uniknya, hari ini situs remi FPI juga diserang oleh peretas. Hacker yang menyerang laman resmi organisasi Islam yang kerap menggelar aksi unjuk rasa ini sempat menuliskan kata-kata yang menyerang FPI.

Rabu, 24 Juli 2013

Beberapa Opsi Calon Pengganti Kapolri

JAKARTA, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Anto.

- Komisi Kepolisian Nasional mengaku sudah mengantongi sembilan nama calon Kepala Polri pengganti Jenderal Timur Pradopo yang akan pensiun. Sayang, Kompolnas belum mau merilis siapa saja nama sembilan calon Kapolri itu. "Rahasia dapur, ini 'kan' untuk konsumsi Presiden," kata anggota Kompolnas, Adrianus Meliala, Selasa, 23 Juli 2013.

Dari sembilan nama calon itu, dia melanjutkan, Kompolnas bahkan sudah menyusun beberapa opsi calon mana saja yang akan maju. Opsi itu semakin mengerucut jumlahnya. "Ada sembilan nama, ada enam nama, ada juga empat nama."

Opsi itu diambil berdasar data dan fakta yang diperoleh Kompolnas. Termasuk wawancara mendalam yang dilakukan Kompolnas hingga konfirmasi rekam jejak mereka selama menjadi polisi.

Beberapa opsi itu, kata dia, nantinya bakal diserahkan kepada Ketua Kompolnas, Djoko Suyanto. Nantinya, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Kemanan lah yang akan memilih opsi mana untuk diajukan ke Presiden. "Kemarin kami sudah ketemu Pak Djoko, tapi beliau bilang nanti saja, jangan buru-buru," kata Adrianus.

Dia memperkirakan tanggal 18 Agustus setelah perayaan Hari Kemerdekaan RI, opsi Kapolri sudah di tangan Menkopolhukam. Jika sudah terpilih opsi calon Kapolri, Kompolnas akan mengirimkan surat resmi ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Setidaknya butuh waktu satu pekan bagi Yudhoyono untuk meneruskan nama calon Kapolri ke Dewan Perwakilan Rakyat.

"DPR mungkin butuh waktu dua pekan, jadi Calon Kapolri terpilih baru bisa dilantik pertengahan bulan September 2013," jelas Adrianus.

Senin, 22 Juli 2013

Hatta Rajasa Pesimis JSS Ground Breaking 2014

JAKARTA, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Tommy.

- Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengaku pesimistis ground breaking pembangunan Kawasan Strategis dan Infrastruktur Selat Sunda (KSISS) bisa dilakukan pada 2014. Menurut dia, banyaknya pro kontra menyebabkan pembangunan Jembatan yang menghubungkan pulau Jawa dan Sumatera itu akan terlambat.

"Saya kehilangan rasa optimisme 2014 bisa ground breaking. Saya sudah kehilangan waktu selama 2 tahun karena adanya polemik," kata Hatta  di Kantor Perekonomian akhir pekan lalu.

Menurut Hatta, pemerintah harus realistis untuk menetapkan target pembangunan jembatan dan kawasan di Selat Sunda. "Kami harus realistis. Juga keberlanjutan pembangunan tergantung pada pemerintahan mendatang. Jika dianggap tidak perlu, ya sudah, apa boleh buat," kata Hatta. Namun dia berharap pengerjaan feasibility studi pembangunan bisa segera diselesaikan. "Masa itu tidak bisa tuntas."

Sebelumnya, pembangunan jembatan dan kawasan strategis di Selat Sunda menuai polemik panjang di Lapangan Banteng. Saat masih menjadi Menteri Keuangan, Agus Martowardojo, protes dengan Peraturan Presiden nomor 86 tahun 2011. Usul itu sekaligus mengeliminasi konsorsium Pemerintah Daerah Banten-Lampung dan Artha Graha Network.

Hatta mengaku tidak ingin polemik serupa terulang. Menurut dia, saat ini sudah ada dua opsi yang mengerucut di tim 7 untuk pembuatan studi kelayakan dan pembangunan kawasan, yaitu didanai oleh APBN atau mengkolaborasikan BUMN dengan konsorsium pemrakarsa, PT Graha Banten Lampung Sejahtera, yang sebagian besar sahamnya dimiliki taipan Tomy Winata.

Menurut dia, berdasarkan rapat koordinasi yang digelar pada dua pekan lalu, tim 7 lebih memilih agar proyek tersebut ditangani oleh BUMN dan konsorsium pemrakarsa. Namun keputusan tidak bisa diambil karena tidak hadirnya Menteri Keuangan Muhamad Chatib Basri dalam rapat tersebut.

"Saya tidak ingin ada disenting. Dulu yang hadir Wamenkeu setuju, tapi menterinya tidak. Sekarang saya tunggu keputusan dari Menteri Keuangan langsung, tanpa diwakilkan," katanya.

Pemberlakuan Kurikulum 2013 Hari Ini Para Guru Masih Bingung

JAKARTA, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Alex.

- Menjelang diberlakukan pada Senin 22 Juli 2013, para guru sekolah sasaran mengaku masih mengalami kesulitan memahami kurikulum pendidikan tahun 2013.

Kesulitan yang paling banyak dikeluhkan oleh para guru adalah mengenai pemahaman tentang Kompetensi Inti (KI) dan kompetensi dasar (KD). "Mereka bingung bagaimana cara mengajarnya dan penilaiannya," kata Retno Lityarti, Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia.

Menurut Retno selama seminggu ini kebanyakan guru yang mendapatkan pelatihan masih intens melakukan share terhadap guru lain. Namun para guru mengaku pertanyaan mereka belum terjawab tuntas. "Mereka diliputi kebingungan melaksanakan kurikulum 2013."

Retno melanjutkan, kebingungan lebih parah dialami oleh para guru Sekolah Menengah Atas (SMA). "Semula hanya tiga mata pelajaran yaitu matematika, bahasa Indonesia dan sejarah, tiba-tiba diterapkan di semua mata pelajaran".

Hal ini kata Retno, dikeluhkan oleh para guru karena mereka belum dilatih dan tidak ada buku selain tiga mata pelajaran itu."Selain itu dokumen silabus final juga belum diterima para guru, padahal membuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) dasarnya adalah silabus."

Seperti diketahui, pemerintah telah meresmikan penerapan kurikulum 2013 pada 6326 sekolah. Kurikulum ini bisa diterapkan di kelas I, IV, VII dan X. Sebenarnya kurikulum ini rencananya akan dilaksanankan pada 15 Juli 2013, Namun karena banyak sekolah yang masih melaksanakan MOS (Masa Orientasi Siswa), pelaksanaannya diundur hingga besok 22 Juli 2013.

Minggu, 21 Juli 2013

DKPP Akan Proses Laporan Khofifah-Herman

JAKARTA, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Bayu.

- Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) akan memproses laporan yang dilakukan pasangan Khofifah-Herman. Ketua DKPP, Jimly Asshiddiqie mengatakan pihaknya akan memproses pelaporan yang dilakukan Khofifah-Herman jika memenuhi syarat sesuai prosedur.

“Kami proses kalau sudah sesuai persyaratan pelaporan,” ujar Jimly, Sabtu, 20 Juli 2013. Jimly mengatakan Ia tidak mengetahui detail pelaporan yang sudah dilakukan Khofifah-Herman semalam, “Saya rasa semestinya laporan tersebut sudah diproses staff pelaporan,” ujarnya.

Ia mengatakan, jika memenuhi persyaratan pelaporan dalam waktu tiga hari laporan tersebut akan ditindak dengan melakukan sidang. “Jika memenuhi syarat, saya rasa Rabu seharusnya sudah bisa disidang,” ujarnya.

Sebelumnya pasangan Khofifah Indar Parawangsa dan Herman Suryadi Sumawiredja melaporkan Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur ke DKPP Jumat 19 Juli 2013. Khofifah-Herman melaporkan tindakan KPU Jawa timur yang memberikan keputusan bahwa mereka dinyatakan tidak lolos dalam penetapan pasangan calon kepala daerah Jawa Timur.

Pasangan ini dinyatakan tidak lolos dengan alasan tidak memenuhi syarat dukungan minimal. Khofifah-Herman menilai keputusan ini dilakukan secara tidak netral dan tidak independen.

Sabtu, 20 Juli 2013

Samad; KPK Segera Tahan Anas dan Andi Mallarangeng

JAKARTA, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Tommy. 

- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad akan segera menahan dua tersangka kasus Hambalang, Anas Urbaningrum dan Andi Alifian Mallarangeng, setelah Lebaran.

"Insya Allah segera ditahan. Saya perkirakan habis Lebaran," kata Ketua KPK Abraham Samad ketika ditemui media di gedung KPK, Jumat, 19 Juli 2013.

Abraham Samad mengatakan KPK belum menahan ketiga tersangka karena masih ada data terkait penyidikan yang harus dilengkapi. Data itu bukan sekadar angka kerugian negara yang dihitung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). "Datanya belum lengkap, ada data yang mau kami cocokkan sehingga belum bisa ditahan. Karena kalau terlalu lama ditahan dan belum lengkap, bisa lepas," ujar Samad.

KPK sudah menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus Hambalang. Mereka adalah Andi Alifian Mallarangeng, Deddy Kusdinar, Anas Urbaningrum, dan Teuku Bagus.

Andi ditetapkan menjadi tersangka pada Desember tahun lalu. Andi berstatus tersangka dalam kapasitasnya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga serta pengguna anggaran proyek Hambalang.

Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga Kementerian Pemuda dan Olahraga, Deddy Kusdinar, ditetapkan tersangka terkait jabatannya dulu sebagai Kepala Biro Perencanaan Kementerian. Deddy diduga telah menyalahgunakan kewenangannya sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK).

KPK lalu menetapkan Anas Urbaningrum sebagai tersangka kasus penerimaan hadiah atau janji terkait proses perencanaan pelaksanaan pembangunan sport center hambalang atau proyek-proyek lainnya.

Anas ditetapkan menjadi tersangka dalam kapasitasnya sebagai anggota DPR 2009-2014. Sedangkan mantan Direktur Operasi sekaligus Kepala Divisi Konstruksi 1 nonaktif PT Adhi Karya, Teuku Bagus Mokhamad Noor, dijadikan tersangka karena melanggar Pasal 2 ayat 1 dan atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP

KPK mulai menyelidiki kasus Hambalang sejak Agustus 2011. Setidaknya ada dua peristiwa yang terindikasi korupsi dalam proyek Hambalang yang ditaksir KPK mencapai Rp 2,5 triliun.

Pertama, pada proses penerbitan sertifikat tanah Hambalang di Jawa Barat. Kedua, pengadaan proyek Hambalang yang dilakukan secara multiyears. Pengadaan proyek Hambalang ditangani Kerja Sama Operasi (KSO) PT Adhi Karya dan PT Wijaya Karya.

Teuku Bagus, Mengaku Diperas Mafia Proyek

JAKARTA, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Tommy.

- Teuku Bagus Muhamad Noor, mantan Direktur Operasional PT Adhi Karya, mengaku diperas oleh mafia proyek terkait kegiatan pembangunan pusat olah raga Hambalang. Tersangka dalam proyek Hambalang ini juga mengaku diperalat oleh perusahaannya sendiri.

"Saya diperalat Adhi Karya dan kami diperas dan diperalat oleh mafia proyek," kata Teuku Bagus seusai pemeriksaan di Gedung KPK, Jumat malam, 19 Juli 2013. Namun Teuku Bagus tak menyebut identitas mafia proyek yang dimaksudkannya.

Pengacara Teuku Bagus, Hario Budi Wibowo, mengatakan telah melaporkan kepada KPK ihwal mafia proyek tersebut. "KPK akan membongkar sampai keakar-akarnya," kata Hario. Dia juga tak bersedia membeberkan identitas mafia proyek itu.

Penyidik KPK memeriksa Teuku Bagus selama tujuh jam sebagai tersangka, namun penyidik belum menahannya seusai pemeriksaan. Dalam kasus ini, Teuku Bagus diduga melanggar Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 Undang-Undang pemberantasan korupsi.

Dalam kasus serupa, bekas Menteri Pemuda dan Olah Raga Andi Alfian Malarangeng, dan anak buahnya, Deddy Kusdinar, mantan Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga Kementrian, juga di jadikan tersangka. Keduanya diduga telah menyalahgunakan kewenangan sehingga mengakibatkan kerugian negara pada proyek berbiaya Rp 2,5 triliun itu.

Hario mengatakan penyidik mencecar kliennya dengan 23 pertanyaan seputar kewenangannya selaku kepala KSO PT Adhi Karya-PT Wijaya Karya, rekanan Hambalang. Penyidik, kata dia, dalam pemeriksaan tersebut belum menanyakan mengenai pertemuan di antara pimpinan proyek dan para vendor.

"Belum ada (bukti baru), kemungkinan di pemeriksaan selanjutnya disinggung siapa yang berwenang dalam kasus ini dan bagaimana pertanggungjawaban internal di PT Adhi Karya." Harrio mengatakan kliennya siap membantu KPK untuk membongkar korupsi Hambalang tersebut. 

Rabu, 17 Juli 2013

Presiden SBY Janji Pimpin Rekonsiliasi Syiah Sampang

JAKARTA, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Anto.

- Setelah satu bulan berada di Jakarta, 10 orang perwakilan pengungsi muslim Syiah Sampang, Jawa Timur, akhirnya diterima Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di kediamannya di Cikeas pada 14 Juli 2013 lalu. "Ada beberapa yang disampaikan Presiden dalam pertemuan tersebut, salah satunya janji rekonsiliasi dengan pihak yang terkait," ujar Ahmad Hidayat, Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Ahlulbait Indonesia di kantornya, Selasa 16 Juli 2013.

Beberapa hal yang disampaikan Presiden dalam pertemuan dengan 10 pegowes tersebut yaitu:

1. Presiden menyatakan prihatin dan sedih atas kejadian yang menimpa muslim Syiah Sampang. Presiden menyampaikan salam sayang kepada para pengungsi yang berada di Rumah Susun Sewa Puspo Argo, Sidoarjo.

2. Presiden meminta sesama anak bangsa apalagi sesama umat islam yaitu Ahlulsunnah Waljamaah dan Syiah untuk tidak saling menebarkan kebencian apalagi tindakan-tindakan yang saling mencederai dan dapat merusak ukhuwah Islamiyah demi kesatuan bangsa.

3. Presiden menyatakan akan memimpin langsung pertemuan rekonsiliasi dengan para pihak yang terkait dengan peristiwa penyerangan tersebut.

4. Presiden meminta kepada para pengungsi agar tidak mendengarkan isu atau berita apapun terkait dengan nasib mereka. Kecuali apa yang menjadi kebijakan Presiden terkait dengan apa yang ditegaskan Presiden berkenaan dengan rekonsiliasi dan rencana pemulangan ke kampung halaman.

5. Presiden berjanji segera membangun wilayah konflik dan untuk itu menyiapkan anggaran khusus bagi pembangunan infrastruktur, dengan syarat para pihak terkait menjaga kerukunan.

Dalam pertemuan dengan Presiden, seluruh pengungsi dijanjikan segera dipulangkan ke kampung halaman di Sampang sebelum Lebaran. Namun tidak diterangkan dengan detail mengenai tanggal kapan pemulangan itu.

Pada pertemuan tersebut Presiden juga menyampaikan akan memimpin langsung pertemuan rekonsiliasi, namun "Belum ada informasi kapan akan berlangsung kapan, " tambah Ahmad Hidayat.

"Kami percaya dengan apa yang dikatakan Presiden," ujar Muhammad Rosid, perwakilan pegowes syiah ini mengaku percaya dengan apa yang disampaikan oleh Presiden dalam pertemuan tersebut meskipun tidak mendapat jawaban kepastian mengenai waktu pemulangan mereka ke kampung halaman.

Pertemuan pada Minggu, 14 Juli 2013, itu berlangsung pukul 21.00 WIB. Sebelumnya para pegowes sudah menanti bertemu Presiden selama 28 hari, terhitung sejak mereka tiba di Jakarta pada 16 Juni lalu. Para pegowes perwakilan pengungsi menempuh perjalanan selama 16 hari dari Surabaya menuju Jakarta dengan menggunakan sepeda.

Ket. Gambar: Sejumlah warga Syiah bersama harta bendanya menunggu untuk di pindahkan dari tempat pengungsian di GOR Bulutangkis, Sampang, Madura, kemarin. Ribuan warga dan ulama menuntut warga Syiah dipindahkan dari Madura.

Minggu, 14 Juli 2013

Soal Daging Sapi, Dahlan Iskan Pasang Badan

JAKARTA, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Rangga. 

- Menteri BUMN Dahlan Iskan pasang badan untuk Perum Bulog. Menurut Dahlan, Bulog tidak bisa disalahkan atas mahalnya harga daging pada bulan puasa.

"Yang jelas kita ingin impor daging sebelum puasa. Kita sudah ajukan tiga bulan sebelumnya, tapi izin tidak keluar-keluar," kata Dahlan di Jakarta, 13 Juli 2013.

Dahlan menyayangkan izin baru keluar ketika mendekati bulan puasa. "Izin keluar dekat bulan puasa. Kan, tidak bisa hari ini beli, besok datang," kata Dahlan.

Dahlan khawatir keterlambatan ini mengerek naiknya harga daging di pasaran. "Semua menyadari dengan kenaikan harga BBM, anak sekolah masuk, dan puasa, itu picu inflasi," kata Dahlan. "Maka baiknya jangan ditambah lagi inflasi."

Masalah perizinan, menurut Dahlan, menjadi momok persoalan terbesar saat ini. "Bulog didesak-desak. (Impor) lewat kapal memakan waktu lama. Terus oke pakai pesawat, Bulog setuju, biar cepat. Tapi ternyata izinnya enggak gampang," kata Dahlan.

Seperti diketahui, Presiden sebelumnya kembali marah terhadap menteri-menterinya terkait mahalnya harga sapi. SBY kecewa lantaran instruksinya tentang kebijakan harga daging sudah lama dibahas, namun tidak membuahkan hasil.

Jumat, 12 Juli 2013

Putusan KPU Sum-Sel Tentang Calon Gubernur di Batalkan MK

JAKARTA, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Tommy. H.

-  Mahkamah Konstitusi memutuskan pemungutan suara ulang di empat kabupaten/kota serta satu kecamatan di Sumatera Selatan. Putusan itu terkait gugatan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Selatan, Herma Deru-Maphilinda Boer, yang dikabulkan sebagian oleh mahkamah.

"Amar putusan, mengadili, menyatakan dalam eksepsi menolak eksepsi Termohon. Dalam pokok perkara, sebelum menjatuhkan putusan akhir, mengabulkan permohonan Pemohon untuk sebagian," kata Ketua Majelis Hakim Konstitusi Akil Mochtar saat membaca putusan di ruang sidang MK, Kamis, 11 Juli 2013.

Putusan mahkamah tersebut membatalkan keputusan Komisi Pemilihan Umum Sumatera yang menetapkan pasangan Alex Noerdin dan Ishak Mekki, sebagai gubernur dan wakil gubernur Sumatera Selatan 2013-2018. Pasangan Alex-Ishak terbukti memanfaatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2013, bertanggal 21 Januari 2013, dengan jumlah anggaran Rp 1.492.704.039.000.

"Fakta persidangan membuktikan, ada aliran dana bantuan sosial yang diberikan oleh gubernur incumbent kepada masyarakat dan organisasi-organisasi sosial yang diberikan berdasarkan Keputusan Gubernur Sumatera Selatan tentang penerima Hibah dan Bantuan Sosial pada APBD Sumsel tahun anggaran 2013," kata Hakim Konstitusi Ahmad Fadlil Sumadi. "Pemberian itu sangat tidak wajar, tidak selektif, dan terkesan dipaksakan karena diberikan menjelang pelaksanaan Pilkada itu."

Tim Kuasa Hukum pasangan Alex-Ishak, Bayu Nugroho, tetap optimistis dengan hasil dari pemungutan suara ulang yang akan dilakukan nanti. "Insyaallah, sebagaimana kekuatan suara kami di lapangan itu untuk tetap berpihak terhadap klien kami," kata dia.

Pasangan kandidat calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Selatan adalah Eddy Santana Putera-Anisja Djuwita Tatung di nomor urut 1, Iskandar Hasan-Achmad Hafisz Thohir (nomor urut 2), Herman Deru-Maphilinda Boer (3), Alex-Ishak (4). Selain digugat oleh pasangan nomor urut tiga, hasil Pilkada Sumsel ini digugat juga oleh pasangan nomor urut satu.

BANK ARTHA GRAHA INTERNATIONAL

Lowongan Reporter

*STOP PRESS*--Dibutuhkan reporter untuk seluruh wilayah negara tercinta Republik Indonesia, Asia dan Eropa. Kirimkan CV anda melalui email: korantribunenews@gmail.com atau hub: 021-77218057, 95887864. -

Iklan Anda

Iklan Anda

Iklan

Iklan
Silahkan tulis dan kirim semua gagasan serta uneg-uneg anda seputar apapun di rubrik ini. Surat, Opini, SMS pembaca harap santun tidak berbau Sara dan wajib disertakan nama dan nomor HP anda untuk dapat di muat. Kirim lewat e-mail: redaksitribunekompas@gmail.com - korantribunenews@gmail.com atau SMS kirim ke nomor Esia: 021-95887864, Simpati: 081210724589 --

HAL. OPINI-ON

Pembaca yang terhormat, silahkan klik dan baca E-Paper Tribunekompas (Group Tribunekompas) -
HAL 2, TRIBUNE COROUPTION NEWS

Hal. Misteri Politik

HAL 3, TRIBUNE HUKUM & KRIMINAL
HAL 4, TRIBUNE DEPOK
HAL 5, TRIBUNE JABOTABEK
HAL 6, TRIBUNE INTERNATIONAL
HAL 7, TRIBUNE PARLEMENT
HAL 8, TRIBUNE NASIONAL
HAL 9, TRIBUNE NUSANTARA