Headlines News :
Home » , » Munir, Sang Teroris Yang DItangkap di Bogor Dikenal Pendiam

Munir, Sang Teroris Yang DItangkap di Bogor Dikenal Pendiam

BOGOR, TRIBUNEKOMPAS.com - Ini pengakuan teman semasa kecil Munir Kartono, 33 tahun, pria asal Kampung Pabharan, RT 01/09, Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, yang ditangkap anggota Densus Anti Teror 88 Mabes Polri, tidak menyangka Munir merupakan jaringan kelompok Nur Rohman pelaku teror bom bunuh diri di kantor Polresta Solo.

"Saya tidak menyangka dan ga percaya kalo dia ditangkap anggota Densus karena terlibat dalam jaringan teror bom bunuh diri di Polsek Solo, " kata Bayu, 32 tahun, teman masa kecil Munir, kemarin.

Bayu mengatakan, Munir merupakan teman sekolah di SD Wanaherang 06, memang memiliki kepribadian tertutup dan jarang bergaul dengan warga kampung lainya.

"Saya hanya teman SD, karena saat SMP dia masuk ke SMPN 1 Gunungputri, dan setelah lulus saya tidak tahu kalo dia masuk ke STM mana," kata dia.

Menurut Bayu, meski sudah lama tidak pernah bertemu dan tidak pernah berkomunikasi, namun Bayu sempat mendapat kabar temannya itu sempat bekerja sebagai buruh pabrik di PT Alva Vaves tidak jauh dari rumahnya,

"Saya tidak tahu apakah dia masih bekerja di pabrik itu atau ga, tapi dia sempat kerja disana karena memang daerah kami merupakan kawasan industri," kata Bayu.

Kepala Polisi Sektor Gunungputri Ajun Komisaris Niih Hadiwihaya mengatakan, penangkapan pria asal Gunungputri itu dilakukan tim Densua 88, Rabu (17/8), sekitar pukul 09.00 WIB.

"Saya tidak tahu banyak karena yang tangkap tim Densus langsung, kami takut salah kalo memberikan pernyataan," kata dia.

Berdasarkan informasi, Munir merupakan pria kelahiran asal Jakarta pada 29 April 1983, dari pasangan Wahono dan ibu kandungnya Sugiyah asal Wonosobo, Jawa Tengah. Munir juga sudah menikah dengan wanita asal Serang Putri A, seorang guru TK.

Kepala Divisi Humas Kepolisian RI Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar
Sebelumnya diberitakan, Detasemen Khusus 88 menangkap tersangka teroris jaringan Nur Rohman, pelaku bom bunuh diri di Kepolisian Resor Kota Solo. Tersangka bernama Munir Kartono tersebut ditangkap di Jalan Mercedes Benz, sekitar Kepolisian Sektor Gunung Putri, Bogor, pada Rabu, (17/8), sekitar pukul 09.15 WIB.

Kepala Divisi Humas Kepolisian RI Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan Munir diduga terlibat dalam pengiriman dana untuk melancarkan teror di Polresta Solo.

“Ia diduga mengirimkan sejumlah uang kepada teroris Ibrohim atau Dwi Atmoko,” kata Boy dalam keterangan tertulis. Ibrohim merupakan salah satu jaringan Nur yang bertugas mengirimkan bom kepada Nur Rohman.

Boy menuturkan dana tersebut digunakan untuk membeli bahan pembuat bom. Dana tersebut juga diduga dipakai untuk membiayai transportasi pengiriman bom yang dibawa Ibrohim untuk Nur Rohman.

“Tersangka Munir juga diduga mengatur pertemuan antara Ibrohim dan Nur Rohman di Solo,” ucap Boy.

Boy mengatakan Munir merupakan anggota Jamaah Anshorut Daulah. JAD dipimpin Oman Abdurrahman, yang kini mendekam di Nusakambangan.

Tok.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Full Day School

POPULAR NEWS

IKLAN JUAL RUKO di DEPOK

IKLAN JUAL RUKO di DEPOK

LOWONGAN

LOWONGAN

SEJARAH KERATON MANGKUNEGORO

 
Copyright © 2008. Tribunekompas - All Rights Reserved